Ikhlas, Allah Kuatkan
By: Any Ranyka Ribuan kata terucap kala derita menimpa. Pepohonan seperti mengadu bersama, burung-burung penghibur terus bertasbih. Sesuatu itu telah hilang, akankah ikhlas merajai? Hidup selalu menghadirkan cerita-cerita unik darinya. Memberikan fakta-fakta yang belum pernah kita tahu, dengar, mengerti, dan alami. Itu semua bergantung kepada takdirNya. Qhodo’ dan qodarNya, dan semua kuasanya. Terkadang jiwa merasa terusik ketika kesusahan menimpa, kehilangan terjadi di saat yang tidak diharapkan, rencana-rencana tak sesuai keinginan, dan usaha-usaha yang butuh pengorbanan, semua itu hanyalah perantara, dan Allah-lah yang menentukan. Baikkah hal itu, burukkah hal itu, menyenangkankah. Semua bergantung kepadaNya. Memang manusia tempat khilaf dan salah, kadang bibir berucap “ikhlas” namun hati bersikukuh untuk mengharapkan itu ditemukan kembali. Bersabarlah! Mungkin Ia sedang ingin dekat-dekat dengan kita, ingin terus melihat derasnya pengharapan kita, mungkin I...